"Cerita Lucu" Berjudul X-tra Revolutio ini baru bisa q hadirkan tanggal 14 Okt 2009, Coz jadwal Extra Sibuk sih......Ni Nikmatin aja ceritanya, jangan lupa ngelap gigi, habis kelamaan ketawa bisa bikin Gigi lu garing Abiz.....:
Loading
Pengertian
Suatu hari, si A, B dan C
datang ke kantor untuk mengikuti tes CPNS. Hari itu materinya wawancara
lisan. Satu persatu mereka dipanggil pewawancara.
Si A memasuki ruangan.
Pewawancara: “Berapa 100 ditambah 100?”
A: “250, Pak”
Pewawancara: “Maaf, Anda tidak diterima. Alasannya, Anda bermental korupsi”
Si A keluar ruangan.
Si B memasuki ruangan
Pewawancara: “Berapa 100 ditambah 100?”
B: “150, Pak”
Pewawancara: “Maaf, Anda tidak diterima. Alasannya, Anda merugikan negara.”
Si B keluar ruangan.
Si C memasuki ruangan
Pewawancara: “Berapa 100 ditambah 100?”
Si C: “Terserah Bapak. Saya siap melaksanakan”
Pewawancara: “OK! Anda diterima sebagai PNS! Alasannya, Anda penuh pengertian.”
Baku Tembak???Si A memasuki ruangan.
Pewawancara: “Berapa 100 ditambah 100?”
A: “250, Pak”
Pewawancara: “Maaf, Anda tidak diterima. Alasannya, Anda bermental korupsi”
Si A keluar ruangan.
Si B memasuki ruangan
Pewawancara: “Berapa 100 ditambah 100?”
B: “150, Pak”
Pewawancara: “Maaf, Anda tidak diterima. Alasannya, Anda merugikan negara.”
Si B keluar ruangan.
Si C memasuki ruangan
Pewawancara: “Berapa 100 ditambah 100?”
Si C: “Terserah Bapak. Saya siap melaksanakan”
Pewawancara: “OK! Anda diterima sebagai PNS! Alasannya, Anda penuh pengertian.”
Sengatan Dasiat
Ada seorang pasien yang hidungnya bengkak mendatangi seorang dokter.
Dokter: Lebah?
Pasien: Betul.
Dokter: Hinggap?
Pasien: Benar.
Dokter: Menyengat?
Pasien: Belum sempat. Sebelum sempat menyengat, sepupuku menghantamnya dengan sekop.
Dokter: Lebah?
Pasien: Betul.
Dokter: Hinggap?
Pasien: Benar.
Dokter: Menyengat?
Pasien: Belum sempat. Sebelum sempat menyengat, sepupuku menghantamnya dengan sekop.
Dalam suatu seleksi masuk TNI,
Pace yang merupakan laki-laki asal Papua gagal masuk TNI karena tidak
lolos tes kesehatan karena giginya ompong.
Dia merasa tidak terima sehingga dia mengajukan keberatan kepada panitia seleksi TNI.
Pace: “Pak, kenapa saya gagal di tes kesehatan, karena gigi saya bolong? Sebenarnya kita berperang ini baku tembak atao baku gigit sih pak?”
Panitia Seleksi: !#$%^&*??!
Dia merasa tidak terima sehingga dia mengajukan keberatan kepada panitia seleksi TNI.
Pace: “Pak, kenapa saya gagal di tes kesehatan, karena gigi saya bolong? Sebenarnya kita berperang ini baku tembak atao baku gigit sih pak?”
Panitia Seleksi: !#$%^&*??!
